Pilihan Latihan yang Tepat Selama Ramadan | Blog Article

Pilihan Latihan yang Tepat Selama Ramadan

20 Jan 2026

yoga-exercise-class-malaysia

Berolahraga di bulan Ramadan memang punya tantangan tersendiri. Ada sejumlah alasan kenapa kita harus tetap aktif selama bulan Ramadan seperti menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh agar ibadah tetap terjaga.  Dengan penyesuaian yang tepat, latihan di bulan Ramadan bisa membuat tubuh terasa lebih baik, bergerak lebih optimal, dan keluar dari bulan ini dalam kondisi lebih fit dibandingkan jika latihan benar-benar dihentikan. Berpuasa dari fajar hingga senja memang tidak sama dengan pola makan normal, namun sains menunjukkan bahwa aktivitas fisik selama Ramadan tidak merusak performa dan bahkan dapat mendukung kesehatan, metabolisme, serta suasana hati jika dilakukan dengan bijak.

Berikut rekomendasi latihan yang bisa Anda lakukan selama Ramadan:

 

Yoga Ringan dan Peregangan 

Sangat baik untuk fleksibilitas, meredakan stres, dan melancarkan sirkulasi. Yoga ringan seperti Hatha atau Yin bisa dilakukan sebelum sahur atau setelah Tarawih jika kelelahan tidak menjadi masalah. 

Manfaat:

  • Meningkatkan mobilitas

  • Mengurangi ketegangan otot

  • Tidak menguras energi secara berlebihan

 


Jalan Kaki dan Kardio Ringan

Jalan santai, jalan cepat, atau bersepeda ringan adalah pilihan aman. Targetkan durasi 20–30 menit dibandingkan sesi panjang — terutama jika dilakukan sebelum berbuka puasa. 

Mengapa Efektif:

  • Menjaga kesehatan jantung

  • Membakar lemak tanpa menguras energi berlebihan

  • Mudah disesuaikan dengan kondisi tubuh

 

Kelas Pilates atau Mobilitas

Latihan ini berfokus pada gerakan terkontrol yang mengaktifkan otot inti dan meningkatkan stabilitas tanpa membuat napas terengah. Ideal dilakukan setelah berbuka atau bahkan sebelum sahur. 

Manfaat:

  • Menguatkan otot postur tubuh

  • Meningkatkan kontrol gerakan

  • Tekanan kardiovaskular rendah

 

Latihan Kekuatan dengan Berat Badan

Alih-alih beban berat, gunakan berat badan sendiri atau resistensi ringan. Push-up, squat, lunge, dan plank sudah cukup — durasi 20 hingga 40 menit sudah memadai. Paling ideal dilakukan setelah berbuka saat cairan dan asupan energi sudah kembali.

 

Berenang

Berenang terasa menyegarkan dan minim benturan, sehingga cocok dilakukan setelah berbuka puasa. Tetap perhatikan agar tidak menelan air secara tidak sengaja dan jaga durasi latihan tetap singkat. 


Ramadan bukan berarti menghentikan kebugaran. Ini adalah waktu untuk menyesuaikan, bukan menyerah. Dengan menyempurnakan rutinitas, mendengarkan sinyal tubuh, dan menjaga asupan nutrisi saat jam tidak berpuasa, progres tetap terjaga tanpa harus memulai dari nol setelah bulan ini berakhir.